
Mojokerto, 10 Oktober 2026 — Pengurus Takmir Masjid Siti Aisyah Kota Mojokerto mengikuti kegiatan Santri Go Digital yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengurus masjid dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, khususnya untuk mendukung dakwah dan tata kelola administrasi masjid.
Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Kantor PCNU Kota Mojokerto, Jalan Suromulang Nomor 09, Kota Mojokerto. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 40 peserta dari berbagai unsur pengurus takmir masjid di wilayah Kota Mojokerto.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Ketua PCNU Kota Mojokerto, KH. Muhammad Shodiqin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pengembangan dakwah Islam di tengah masyarakat modern.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus disikapi secara positif oleh kalangan santri dan pengurus masjid. Dakwah tidak cukup hanya dilakukan melalui mimbar dan kegiatan keagamaan secara langsung, tetapi juga perlu menjangkau masyarakat melalui berbagai platform digital.

Pengurus takmir masjid, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan informasi kegiatan keagamaan, menyampaikan pesan-pesan Islam yang moderat, serta meningkatkan pelayanan kepada jamaah.
Kegiatan Santri Go Digital menghadirkan narasumber H. Hidayat Muslim yang memberikan pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi digital, termasuk penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pengelolaan organisasi dan administrasi masjid.
Materi tersebut diharapkan dapat membantu pengurus takmir dalam menyusun dokumen administrasi, mengelola informasi kegiatan, membuat bahan publikasi, serta meningkatkan efektivitas komunikasi dengan jamaah. Pemanfaatan teknologi juga membuka peluang bagi masjid untuk mengembangkan media informasi digital yang lebih tertata dan mudah diakses masyarakat.
Keikutsertaan Takmir Masjid Siti Aisyah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi pengurus sekaligus menyesuaikan pengelolaan masjid dengan kebutuhan zaman.
Melalui kegiatan ini, PCNU Kota Mojokerto berharap semangat Hari Santri Nasional 2026 tidak hanya menjadi momentum penguatan tradisi keilmuan pesantren, tetapi juga mendorong lahirnya santri dan pengurus masjid yang adaptif, kreatif, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk kemaslahatan umat.

Publikasi: LTN PCNU Kota Mojokerto





